Penting Untuk Mengajarkan Hal Ini Kepada Anak Sebagai Bentuk Jaga Diri

Penting untuk orang tua mengajarkan pada anak bagaimana cara menjaga diri. Bagaimana melindungi diri dari tindak kejahatan. Bagaimana merespon orang dewasa. Bagaimana merespon orang asing. Karena orang tua tidak bisa setiap saat bersama anak. Apalagi saat anak anda sudah masuk usia sekolah. Sudah harus bersekolah. Orang tua pun tidak memiliki kapasitas lebih dalam menjaganya. Jadi tidak akan bisa mengawasi 24 jam. Dan salah satunya cara adalah mengajarkan anak untuk melakukan perlawanan.

Penting Untuk Mengajarkan Hal Ini Kepada Anak Sebagai Bentuk Jaga Diri

Tindak kejahatan dapat terjadi dimana saja, kapan saja dan pada siapa saja. Apalagi pada anak-anak, yang memiliki orang tua yang kaya, atau memiliki peran penting. Kadang anak bisa menjadi sasaran empuk untuk orang melakukan kejahatan. Karena alasan terjadinya suatu tindak kejahatan bisa beragam. Karena ketidak sengajaan, ada karena orang tersebut dalam keadaan terdesak, karena ada kebutuhan atau keinginan yang ada pada anak tersebut. Atau ingin melepaskan hasrat seksualnya, atau membalas dendam akan kekesalannya pada orang tua atau keluarga sang anak. Akan selalu ada alasan terjadinya kejahatan pada anak. Adan yang tidak disengajai atau disengaja.

Dan yang pastinya semua pasti memiliki alasan. Dan untuk itu perlu lah orang tua mengajarkan perlahan kepada anak, bagaimana dia harus bersikap jika sedang jauh dari orang tua nya, atau jauh dari pengawasan orang dewasa. Misalnya saat ada orang asing memberikan makanan atau minuman, jangan diterima, jangan dimakan atau meminumnya. Karena bisa jadi di dalam makanan atau minuman tersebut sudah dimasukkan racun atau obat tidur. Dan jangan berjalan di tempat yang sepi. Selalu jauhi tempat yang sepi, dan jika ada orang dewasa yang tidak anda kenal memanggil anak anda apalagi mengajaknya mengikuti orang tersebut, jangan lah mau.

Karena dia bisa berniat jahat. Jadi jangan ikut. Atau jika ada orang dewasa meminta tolong pada anak, jangan dibantu. Bukan karena tidak memiliki hati nurani dan lainnya. Karena jika dipikirkan tidak ada orang dewasa yang membutuhkan pertolongan dari anak kecil. Karena anak kecil tidak bisa membantu. Jadi saat ada orang meminta tolong, anak anda bisa mencari orang dewasa lainnya untuk membantu orang tersebut.